another Adhitya Ramadian blog

Mengenai Helm

Lebih kental nuansa supermoto, i like it, tapi tetep masih bingung

Helm Snail

Untuk mengingatkan kembali…karena ada beberapa orang masih membeli helm dipinggir jalan yang entah bagaimana kualitasnya.

yang penting pake helm, biar ga kena tilang

Helm SNI : Kualifikasi Helm SNI. Diberlakukannya aturan Wajib Helm SNI ( Standart Nasional Indonesia ) sejak 1 April 2010, sebagai warga negara yang baik kita harus taat akan aturan pemakaian Helm SNI. Pemberlakuan aturan Wajib Helm SNI ini mungkin mengacu pada tingginya angka kecelakaan, karena tidak bisa dipungkiri kebanyakan pengendara bermotor masih jarang yang memakai helm yang memang benar-benar berstandart SNI. Agar tidak salah pilih, berikut tips cara memilih Helm berstandar SNI menurut Staf Ahli Asosisi Industri Helm Indonesia, Thomas Lim.

  • Pada saat membeli helm Perhatikan bentuk fisik dari produk yang sesuai dengan ketentuan, yakni full face dan half face. Diluar kedua bentuk ini, helm tersebut sudah dipastikan tidak termasuk kategori SNI.
  • Periksa fisik helm yang akan dibeli, mulai dari bentuk cangkang, busa dalam, hingga tali pengikat dan pastikan semuanya dalam kondisi baik dan tak ada yang cacat atau rusak.
  • Harga Helm dengan spesifikasi standar SNI dijual minimal sekitar harga Rp 65.000 per unit.

“Jadi, kalau di bawah harga itu sangat sulit dimungkinkan (untuk dicurigai) karena bahan baku yang bisa memenuhi standar masih diimpor dan itu memang mahal,” ucap Thomas.

Kualifkasi Helm SNI (Standar Nasional Indonesia) :
Bahan helm harus memenuhi ketentuan sebagai berikut :

  • Dibuat dari bahan yang kuat dan bukan logam, tidak berubah jika ditempatkan di ruang terbuka pada suhu 0 derajat Celsius sampai 55 derajat Celsius selama paling sedikit 4 jam dan tidak terpengaruh oleh radiasi ultra violet, serta harus tahan dari akibat pengaruh bensin, minyak, sabun, air, deterjen dan pembersih lainnya.
  • Bahan pelengkap helm harus tahan lapuk, tahan air dan tidak dapat terpengaruh oleh perubahan suhu
  • Bahan-bahan yang bersentuhan dengan tubuh tidak boleh terbuat dari bahan yang dapat menyebabkan iritasi atau penyakit pada kulit, dan tidak mengurangi kekuatan terhadap benturan maupun perubahan fisik sebagai akibat dari bersentuhan langsung dengan keringat, minyak dan lemak si pemakai.

Konstruksi helm harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:

  • Helm harus terdiri dari tempurung keras dengan permukaan halus, lapisan peredam benturan dan tali pengikat ke dagu,
  • Tinggi helm sekurang-kurangnya 114 milimeter diukur dari puncak helm ke bidang utama yaitu bidang horizontal yang melalui lubang telinga dan bagian bawah dari dudukan bola mata,
  • Keliling lingkaran bagian dalam helm adalah sebagai berikut:
Ukuran Keliling Lingkaran Bagian dalam (mm)
S Antara 500 – kurang dari 540
M Antara 540 – kurang dari 580
L Antara 580 – kurang dari 620
XL Lebih dari 620

 

  • Tempurung terbuat dari bahan yang keras, sama tebal dan homogen kemampuannya, tidak menyatu dengan pelindung muka dan mata serta tidak boleh mempunyai penguatan setempat
  • Peredam benturan terdiri dari lapisan peredam kejut yang dipasang pada permukaan bagian dalam tempurung dengan tebal sekurang-kurangnya 10 milimeter dan jaring helm atau konstruksi lain yang berfungsi seperti jaring helm.
  • Tali pengikat dagu lebarnya minimum 20 milimeter dan harus benar-benar berfungsi sebagai pengikat helm ketika dikenakan di kepala dan dilengkapi dengan penutup telinga dan tengkuk,
  • Tempurung tidak boleh ada tonjolan keluar yang tingginya melebihi 5 milimeter dari permukaan luar tempurung dan setiap tonjolan harus ditutupi dengan bahan lunak dan tidak boleh ada bagian tepi yang tajam,
  • Lebar sudut pandang sekeliling sekurang-kurangnya 105 derajat pada tiap sisi dan sudut pandang vertikal sekurang-kurangnya 30 derajat di atas dan 45 derajat di bawah bidang utama.
  • Helm harus dilengkapi dengan pelindung telinga, penutup leher, pet yang bisa dipindahkan, tameng atau tutup dagu.
  • Memiliki daerah pelindung helm
  • Helm tidak boleh mempengaruhi fungsi aura dari pengguna terhadap suatu bahaya. Lubang ventilasi dipasang pada tempurung sedemikian rupa sehingga dapat mempertahankan temperatur pada ruang antara kepala dan tempurung.
  • Setiap penonjolan ujung dari paku/keling harus berupa lengkungan dan tidak boleh menonjol lebih dari 2 mm dari permukaan luar tempurung.
  • Helm harus dapat dipertahankan di atas kepala pengguna dengan kuat melalui atau menggunakan tali dengan cara mengaitkan di bawah dagu atau melewati tali pemegang di bawah dagu yang dihubungkan dengan tempurung.

sumber: http://www.dedisnaini.com/2010/04/helm-sni-kualifikasi-helm-sni.html

About these ads

8 responses

  1. wow

    Januari 5, 2013 pukul 4:51 pm

    • Adhitya Ramadian

      wiii..

      Januari 5, 2013 pukul 4:51 pm

  2. sip lanjutkan

    Januari 5, 2013 pukul 5:16 pm

  3. bagas29ps

    SNI emang joss :D

    Januari 5, 2013 pukul 8:02 pm

  4. masa Rp. 65.000 udah dapat standar SNI, belum bro, biaya buat emboss SNI kayaknya lebih tinggi dari itu.sekarang minimal 125.000 lh.

    Januari 6, 2013 pukul 11:36 am

    • Adhitya Ramadian

      Makanya jika 65000 saja termasuk terlalu murah, berarti helm harga 150ribu itu helm SNI paling murah ya?

      Januari 6, 2013 pukul 12:48 pm

  5. pilih helm yg ada pilihan ukurannya, misal S M L XL. dijamin SNI nya asli. :cool:

    Januari 7, 2013 pukul 8:01 pm

  6. z1rider

    Nice info friends…

    Januari 9, 2013 pukul 7:37 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 840 pengikut lainnya.