Mas Berhentilah di Belakang Garis Putih!

Posted on Updated on

Sering melihat fenomena seperti ini?


atau ini?

hufh! sering donk!, Jakarta gitu loh!….eee…ga di jakarta aja bro…tapi JABODETABEK xixixixi…

kesadaran masyarakat dalam hal ini pengendara bermotor dan lebih fokus kepada bikers atau pengendara roda dua sudah tidak ada, “kedisiplinan dalam berkendara di jalan raya itu nomor buntut pak!”, “bukan lagi nomor wahid!”.

Dari gambaran diatas pagi ini gw mengalaminya bro…, dari Bekasi, di lampu merah Jaka Permai, lampu merah menyala pas 20 meter sebelum motor gw akhirnya berhenti di belakang garis putih, sementara motor posisi di apit oleh dua mobil sedan, sebelah kanan sedan pribadi, sebelah kiri taxi.

Kejadiannya yaitu pas gw berhenti dibelakang garis putih, suara klakson nyaring berkali-kali mengusik, gw liat ke spion ternyata pengendara motor bebek nyuruh gw maju, sementara gw kasih tanda dengan tangan kiri bahwa lampu sedang merah, tapi tetap saja tuh orang pencet klaksonnya, gw tetap diam namun tangan kiri memberi tanda bahwa di depan adalah garis putih, dan gw taat bro! yaitu berhenti di belakang garis putih. Gw lihat kaca spion terlihat wajah putih tegas biker di belakang gw menggerutu, tapi biarlah toh gw kgk salah…

Sekitar lebih dari 30 menit akhirnya lampu hijaupun menyala, edannya tuh motor langsung aja pencet klakson, gw langsung aja tarik gas dan mendahului mobil samping gw tadi, ngeeengg…ternyata pengendara motor bebek belakang gw tadi melotot sambil menyalip, gw ga kalah takut, gw plototit juga tuh orang. Gayanya sruntulan, kalo om Benny liat pasti dia komentar “dasar bebek sruntulan!”

Gw sadar setalah kira2 100 meter dari TKP bahwa gw harus tau nopol tuh motor biar aja gw posting di blog ini, terlihat dari belakang bebek sruntulan itu memang sruntulan kelihatan dari jaket pengendaranya yang berwarna merah, gw ga tertarik tuk mengejarnya, tapi kecepatan motor stabil mengikuti kendaraan yang lain, apalagi kondisi jalanan hari ini tidak begitu macet.

Sampai juga di bawah fly over bintara, ternyata motor gw sudah berada di belakang tuh bebek sruntulan, sip! dapat! nopolnya adalah B 6350 KGI motor Honda Supra X 125!!, akhirnya gw belok kanan lewat bintara karena jalan ke arah caman terlihat padat banget, gpp jalan lebih jauh tapi kagak berhenti-henti.

Kesimpulan:

  1. Bikers di JABODETABEK rata-rata tidak taat peraturan, terlihat dari banyaknya yang melanggar peraturan daripada yang taat peraturan.
  2. Masyarakat harus peduli terhadap setiap pelanggaran khususnya peraturan lalu lintas.
  3. Kalo salah jangan marah hehehehehe…
  4. Kenapa bebek mulu sih yang sering sruntulan, padahal motor gw bebek juga, Jupiter MX xixixixi
  5. Kena lu! gw pasti laporin lu pade meski cuma lewat blog.

17 thoughts on “Mas Berhentilah di Belakang Garis Putih!

    asmarantaka said:
    Januari 10, 2011 pukul 6:17 am

    hmm..biarlah berlalu tuh orang..kalo jatuh yah kapok..xixixixiix:mrgreen:
    wah blog baru ini:mrgreen:

      Abu Tanisha responded:
      Januari 10, 2011 pukul 6:25 am

      iya bro…

      mencoba mengulas ttg lalu lintas jabodetabek, sambil share ttg ilmu otomotif yg di dapat scr otodidak

      bennythegreat said:
      Januari 10, 2011 pukul 7:22 am

      bebek emang sruntulan..semoga lekas punah

        Abu Tanisha responded:
        Januari 10, 2011 pukul 8:02 am

        semoga aja om ben…

        biar jupiter mx ane bisa ganti N250R hehehehe

    motorpit said:
    Januari 10, 2011 pukul 7:05 am

    silahkan berhenti dibelakang motorpit.wp.comđŸ™‚
    ditunggu kunjungannya

      Abu Tanisha responded:
      Januari 10, 2011 pukul 8:03 am

      ke TKP brrrrmmm….

    Maskur said:
    Januari 10, 2011 pukul 10:00 am

    banyak yang tidak tahu, atau tidak perduli

    az147r said:
    Januari 10, 2011 pukul 3:21 pm

    asal jangan main pukul-pukul aja hehehe….salam kenal mas

      Abu Tanisha responded:
      Januari 11, 2011 pukul 2:21 am

      ya berusaha sabar di jalan mas…
      salam kenal juga mas…

    Muhammad Joe Sekigawa said:
    Januari 10, 2011 pukul 11:48 pm

    Hmm… Seharusnya memang kudu taat, rapi, dan akhirnya kecelakaan lalu lintas dapat diminimalisirđŸ˜¦

    blognyamitra said:
    Januari 18, 2011 pukul 6:57 am

    salam kenal mas bro…

      abu tanisha responded:
      Januari 18, 2011 pukul 8:01 am

      salam kenal juga mas..

        blognyamitra said:
        Januari 19, 2011 pukul 3:37 pm

        Tinggal di Malang yah sam ???

        abu tanisha responded:
        Januari 20, 2011 pukul 3:18 am

        asli malang, cuma skrng tinggal di bekasi, ada rencana sih tuk balik ke malang, ntar lagi ngumpulin duit dulu

    […] bahkan polisi sebagai penegak hokum malah menganjurkan peraturan yang sebenarnya salah, seperti berhenti di depan garis putih traffic light, lalu pelanggaran lalu lintas yang lain adalah melawan arah, menerobos lampu merah, pindah-pindah […]

    Wenda Kalubis R said:
    Juni 16, 2011 pukul 10:39 pm

    Rata2 nih ya, orang berpendidikan rendah kebelinya ya cuma bebek. Pendidikan rendah identik dengan tingkah laku yang gak taat aturan.. jadilah bebek seruntulan!

      krok said:
      Agustus 14, 2016 pukul 1:55 pm

      ah… orang sombong berpandangan elitist… orang berpendidikan rendah = miskin = tak taat aturan? meskipun ketiga hal ini terlihat berhubungan tapi tidak selalu, bahkan kenyataannya dilapangan banyak. Pernah lihat prang yang berpendidikan rendah jadi pengusaha sukses? haruskah saya sebutkan listnya? orang berpendidikan rendah tak taat aturan? perasaan saya orang berpendidikan tinggi pun tak ada bedanya? Anda PERLU untuk memperluas wawasan anda yang sempit. Kalau mau merendahkan pelanggar lalu lintas ya rendahkan saja mereka tanpa harus membawa-bawa status ekonomi dan pendidikan. Karena di negara yang sudah sakit ini, Status ekonomi dan pendidikan TODAK ADA BEDANYA!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s