Analisa Terhadap Velg Palang 6 Lurus

Posted on Updated on

Taukan seperti apa velg palang 6 lurus? Biasanya banyak dijual di toko-toko modifikasi mulai dari yang merk terkenal seperti Daytona sampai yang abal-abal.

Velg palang 6 lurus

Yang jadi pertanyaan, kalo diperhatikan dari sudut kemiringan palangnya apakah velg ini kuat? Lepas dari brand dari velg ya…

Yuk kita lihat gambar velg palang 6 lurus yang gw analisa..

Sketsa perputaran roda

Keterangan gambar:

  1. Gaya gesek adalah gaya yang berlawanan arah dengan gerak benda, dalam hal ini berlawanan dengan arah putar roda.
  2. Gaya tekan itu istilah gw aja, yg arahnya searah dengan gaya gesek dan berlawanan dengan arah putar roda
  3. Gambar (Sketsa perputarn roda) adalah sketsa bagaimana roda berputar, setiap benda yang berputar pasti memiliki gaya gesek, pada roda yang berputar gaya gesek yaitu permukaan jalan, dan juga gaya tekan balik dari beban yang membebani roda, dalam hal ini motor dan bikernya, bukan bebek ya mas benny hehehehehe…

Dari keterangan diatas terlihat gaya tekan dari akibat gaya gesek dan beban velg, menyebabkan palang velg tidak kuat, apalagi posisinya lurus, sehingga bisa jadi velg retak atau bahkan patah, coba lihat gambar di bawah…

Palang retak/patah

Palang bisa retak atau patah karena titik tumpu patahan itu adalah titik beban paling berat yang diterima dari gaya tekan dan beban roda, dan juga tidak ada titik perlawanan dari palang tersebut terhadap tekanan dari gaya tekan dan beban.

Sementara velg palang 6 miring memiliki titik perlawanan/penahan berupa posisinya yang miring, lihat gambar di bawah

Palang 6 miring

gak mungkinkan pasang velg dengan posisi seperti ini?

gak mungkin kebalik, pasti patah walau perlahan

mohon jawaban dan penjelasan suhu-suhu ya…

16 thoughts on “Analisa Terhadap Velg Palang 6 Lurus

    ridertua said:
    Januari 27, 2011 pukul 2:15 pm

    wah njlimet nih.. tapi kalau menurut saya pribadi, kuat tidaknya suatu roda juga ditentukan oleh materialnya,dan cara buatnya(kalau istilahnya matang/mentah)… diluar konstruksi loh..coba bandingkan dengan struktur bangunan anti gempa aja, selain desain juga material yang dipakai kuat(baja) to…

    badboy said:
    Januari 27, 2011 pukul 2:51 pm

    Kalau materialnya sama kuatnya, yg palangnya lurus secara logika memang lebih mudah patah.

    Taufik said:
    Januari 27, 2011 pukul 3:15 pm

    ini butuh pemahaman mekanika klasik mengenai gaya sentripetal/sentrifugal xixixixi

    az147r said:
    Januari 27, 2011 pukul 4:33 pm

    salam kenal buat juragan warung

    az147r said:
    Januari 27, 2011 pukul 4:36 pm

    jiahh….saya lupa sudah mengucapkanx di artikel terdahl hehehe…

    azizyhoree said:
    Januari 27, 2011 pukul 9:36 pm

    setuju mas bro😎

    coba lihat velg palang 6 moto GP, ga ada yang lurus (lihat repsol honda) seperti picture no 4, dimana kemiringan melawan arah rotation wheel dan antara palang yang 1, di buat offset ,meski di moto GP offset nya kecil, namun bukan tegak lurus , dan meskipun ada yang velg dengan profil lain pun tetap bercabang, (lihat punya ducati) / ninja 250 / satria FU❗

    kalo Paijo ane enkei nya , mirip picture no 4 dengan offset yg nilainya kecil juga 😎

    salam kenal (lagi mas bro) :mrgreen:

    keep_ D.O.H.C hood

    salam (kang sabdo mode:ON)

    njemur 😀 lagi

    https://azizyhoree.wordpress.com/2011/01/26/kesengsem-ducati-ala-indonesia/

    http://azizyhoree.wordpress.com/category/r2-otomotif-bikes/tips-bengkel-perawatan/

    azizyhoree said:
    Januari 27, 2011 pukul 9:38 pm

    nyangkut bro koment punya ane 😦

    foens said:
    Januari 28, 2011 pukul 10:44 am

    wahh… betul sekali , temen saya peleknya kayak gitu patah gara-gara hal sepele, yaitu kena besi yg melintang jalan di jembatan….mungkin karena pas titik rawan / kritis tadi pas sekali membentur siku besi….

    Triyanto Banyumasan said:
    Januari 28, 2011 pukul 1:42 pm

    ikt nyimak. Hmm… masuk akal

    irfan said:
    Januari 28, 2011 pukul 8:42 pm

    punya ane palang 6 lurus gaan,,baru tahu bikin ngeri gini

    kentadis said:
    Februari 16, 2011 pukul 7:09 pm

    pulsar ane velgnya palang 6 miring
    kalo velg palang 3 kebalik, ada yg make lho bro, bahkan motor standar, liat aja minerva sachs madass 125

      Abu Tanisha responded:
      Februari 17, 2011 pukul 11:19 am

      untuk minerva sachs madass palangnya lebar, sehingga penahan di dekat as lebih kuat dan melapisis keseluruhan bagian tromol, selain itu miringnya tidak terlalu, namun lebih ke arah lurus, CMIIW

    vanz21fashion said:
    Februari 20, 2011 pukul 8:42 pm

    analisanya cukup menarik kalo diliat dari 1 sisi tentang kekuatan sebuah velg.🙂 salam kenal masbro dari blogger beginner🙂

      abu tanisha responded:
      Februari 21, 2011 pukul 9:44 am

      salam kenal juga…ane begginer juga😀

    joetrizilo said:
    April 18, 2011 pukul 7:40 pm

    masuk akal……. tapi tidak akal bulus loh….. xixixixixii…

    alam said:
    Agustus 21, 2012 pukul 5:36 pm

    Menurut saya jika hanya untuk jalan dan rem, bentuk lurus dan miring masih kuat karena gesekan ban dengan aspal tidak lebih dari kekuatan velg. Tapi jika keadaan jalan berlubang dan tabrakan mungkin benar velg lurus lebih mudah patah karena tekanan yang lebih besar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s