[AHM vs YMKI] Analisa Melahirkan Strategi (2)

Posted on Updated on

Halah! Opo maksud judulmu kuwi?! Koyok ngerti wae!

Ngene loh mas kamsudku eh maksudku…

Lihat dulu gambar di atas, kalo kita bisa minta ke Eyang Edo perbandingan data penjualan Blade dengan Jupiter Z, mana diantara keduanya yang lebih menguasai pasar? Yang jelas aku tidak tau mana yang lebih menguasai, tapi langkah AHM untuk mengeluarkan New Blade dengan lampu utama di stang adalah keterlambatan dalam menganalisa kebutuhan konsumen dalam hal ini masyarakat Indonesia, jelas Honda Blade memang ditelorkan untuk beradu dengan Yamaha Jupiter Z. Apalagi disitu dijelaskan “Tanpa dilengkapi visor, tampilan kurang sporti”, mau mengulang “ulah sales” dengan membuat komparasi antara Honda CS-1 dengan Yamaha Jupiter MX?

Ayo kita bahas satu persatu setelah desain headlamp, berikutnya adalah

Lampu Senja + Sein

Disampaikan dibagian kompetitor bahwa “Desain lampu sein yang biasa, tidak terdapat lensa berwarna”, “lah! Inikan sekedar penilaian subyektif?! Selera konsumen jelas beda, kenapa musti dibuat sama???”, buktinya Yamaha Vega ZR melakukan perubahan minor pada lampu seinnya, yang dulu berkaca kuning, sekarang dengan kaca mika berwarna putih transparan, yang pasti lampu tetap kuning, dan coba lihat motor-motor yang ada termasuk Honda Supra X125, apakah lampu sein-nya diwarna dengan warna kuning? Apakah Honda Supra X125 inferior?

Panel Indikator pada Speedometer

Pada produk kompetitor disebutkan “Model panel indikator terpisah”, trus kenapa jika terpisah? Apa akan membuat mata kita jereng? Kita perhatikan speedometer milik Honda Tiger, dan motor sport lainnya misal Kawasaki Ninja 250R yang jelas malah terlihat sporti. Berarti kemajuan analisa Yamaha agar New Jupiter Z lebih beraura sport kali ya xixixi, bebek sprot eh sport.

Lampu Belakang

Nah kalo ini aku prefer New Blade, lebih manis ketimbang New Jupiter Z

Knalpot

Coba baca ini -> http://maskurblog.wordpress.com/2011/08/22/tak-cuma-bentuknya-yang-senada-suaranya-juga-mirip/, yang pernah aku perhatikan sebelumnya Honda Blade lawas suara knalpot malah lebih ngebass ketimbang yang sekarang, emang betul suaranya malah lebih mirip Yamaha Jupiter Z, apakah dengan komparasi ini berarti Honda mengikuti trend Yamaha (dalam hal suara knalpot)?

Kalo desainnya, New Honda Blade lebih bagus!

Bagasi

Cuma beda ½ liter kapasitasnya, lumayanlah…kirain beda 6 liter hehehe

Pijakan Kaki

Tepat jika promosinya terlihat mereng-mereng di sirkuit, boleh juga untuk bisa ikutan turun di kejurnas, tapi bukannya lebih baik ganti foot step underbone ya? Sorry [IMHO] bukan nilai plus untuk sebuah strategi berjualan.

Rem Cakram

Hampir semua motor bebek honda sekarang pake cakram belakang, sementara bebek Yamaha masih menggunakan tromol, pentingkah? Cukupkah untuk sebuah motor bebek? Bagiku bukan itu pertanyaannya tapi “Kenapa Yamaha masih pake tromol untuk rem belakang?” jawabnya, dengan diameter tromol yang lebih besar artinya daya cengkram lebih kuat ketimbang diameter tromol yang lebih kecil.

Coba lihat diameter Honda Blade lawas atau bebek Honda yang lain yang masih menggunakan tromol, terlihat bahwa diameter tromolnya lebih kecil ketimbang bebek Yamaha, dan aku buktikan di Vega R dulu yang pernah hilang (hiks!) dan Jupiter MX-ku, rem belakang asal bersih aja, wow pakem bro!

cuma sekedar contoh gambar, kalo mau bandingkan langsung lihat di dunia nyata aja ya..

Kira-kira dengan strategi AHM mengeluarkan New Honda Blade, bagaimana analisa AHM selama ini dalam menghadang kompetitornya?

Ok sementara itu dulu, masih ada 4 gambar lagi, semoga bisa dikumpulkan dalam 1 artikel

10 thoughts on “[AHM vs YMKI] Analisa Melahirkan Strategi (2)

    Maskur said:
    September 30, 2011 pukul 2:27 pm

    Weh…lanjuuuut…

    propus said:
    September 30, 2011 pukul 5:30 pm

    petromakkk!!!!

    TDF said:
    Oktober 1, 2011 pukul 2:24 am

    wah jadi inget brosur Xeon, bandingannya sama Vario persis brosur blade

      saed said:
      Oktober 4, 2011 pukul 3:09 pm

      biasa bloger cere norak , baru ketemu gini aja senangnya bukan main….dia berharap ini sesuatu banget:mrgreen: … biar dikata hebat dan naik jumlah hitz…😆 ..
      guidance gitu mah udah biasa nan basi di semua merk motor , tuh guidance produk dipake untuk konsumsi internak marketing doang.

        Abu Tanisha responded:
        Oktober 4, 2011 pukul 4:17 pm

        sorry bro…ane ga butuh hitz berharap naik, baca baik2 dari pertama hingga terakhir, intiny ane cuma menulis bagaimana harusnya ATPM mendidik para salesnya, agar tidak terjadi komparasi yang tidak ideal (black campaign)

    o'onda said:
    Oktober 6, 2011 pukul 4:31 am

    Promosi ala AHM yang paling MENJIJIKKAN !!!!
    Dalam sejarah advertising, baru kali ini ada pabrikan yang saking paniknya ingin menyingkirkan saingan sampai melakukan perbuatan sampah menjijikkan seperti ini!!!
    Pretttt!

    Jelo said:
    Oktober 15, 2011 pukul 10:52 pm

    Emng ni ATPM semenjak Executive Vice President Directornya Diganti Ama c’jelo jadi menghalalkan segala cara untuk menggebuk lawannya.

    coba ingat beberapa taun terakhir dengan Komparasi majalah “M-Plus” yang kurang komparatif dalam menguji produk. Selalu membesarkan 1 ATPM, dan menjelek-jelekkan produk ATPM lain. Silahkan dengan cara ini, Karma pasti akan berlaku.

    Tyo (Wni R3P50L HRC) said:
    November 8, 2011 pukul 4:14 pm

    For ‘all’ ngapain mesti bingung pikirin pabrikan orang jepang dlm hal motor. Harusnya kita memberikan support utk produk negri sendiri dan mengacungkkan jempol buat innovasi orang jepang “Merdeka atoe matie”

    RC110R Rider said:
    Desember 14, 2011 pukul 2:54 pm

    Yang jelas new honda blade ga pelan bro…
    Ni buktinya….http://www.youtube.com/watch?v=zHtD9n8_iYc
    (masih standar abiz)

    Aktivitas Alay Yang Terekam « RamboeistBlast said:
    Desember 14, 2011 pukul 4:01 pm

    […] posting lama gw masih dibuka aja, maklumlah dari kalangan Fan Boys, kali ini di postingan gw yang ini, secara tidak sadar si komentator memberikan pernyataan di video yang diuploadnya yang membahayakan […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s