Pasca Tragedi MotoGP Sepang Malaysia: Masih Belum Sadar Untuk Pakai Helm?

Posted on

Heboh mengenai helm Simoncelli yang terlepas dari kepalanya, bagaimana dengan produsen helm AGV? Helm bernilai jutaan rupiah itupun membuktikan bahwa produknya masih bisa terlepas dari penggunanya, padahal dari tes yang dilakukan untuk mendapatkan sertifikasi DOT, terdapat tes untuk menguji kekuatan tali pengikat helm, bagaimana tali tersebut diberi beban berat dan ditarik dengan kekuatan sekian joule.

Pertanyaannya adalah: Apakah semua helm diuji? Atau hanya beberapa produk saja untuk melegalkan bahwasanya semua helm memiliki kwalitas yang sama?

Konsumen tidak ingin barangnya adalah produk contoh pengujian

Jelas, produk yang diuji pasti memiliki cacat, entah itu goresan dari benturan, tarikan sekian joule dan sebagainya, lah kalo itu jadi milik konsumen, opo konsumen gelem? Saat diuji memang bagus, namun pemakaian berikut-berikutnya apakah bisa dipastikan memiliki kekuatan yang sama dengan pengujian yang pertama?

Tau tali karmantel? Prusik? Tali yang digunakan untuk panjat tebing? Kenapa tidak boleh diinjak? Lalu Carabiner dan teman-temannya, jika jatuh kekuatannya pasti berkurang, padahal terlihat jelas tidak ada retak yang nyata, namun begitulah kekhawatiran para penggunanya, sudah pernah jatuh harus dibuang demi keselamatan pengguna berikutnya.

Helm Mahal harus pergi begitu saja dari tuannya

Allahu’alam bi showab, hanya Allah yang tau kapan seseorang itu meninggal, lepasnya helm Simoncelli itupun karena takdir Allah, bahkan sampai sekarangpun belum diperlihatkan bagian mananya yang putus, sekali lagi tidak satupun gambar ditemukan bagian tali helm yang putus.

Kembali dari fungsi helm adalah alat pelindung kepala, dari sini bisa ditekankan atau dijadikan garis bawah bahwasanya helm yang mahalpun bisa lepas dari kepala tuannya, jadi bagaimana kwalitas helm yang kita gunakan sehari-hari?

Sudah untung pemerintah memberikan sertifikasi SNI pada helm-helm seharga 200ribu rupiahan, bagaimana jika pemerintah hanya memberikan sertifikasi pada helm yang berharga di atas 1juta rupiah?

Maka bersyukurlah, punya kendaraan bermotor adalah konsekuensi yang harus diambil dengan membeli juga perlengkapannya, seperti helm, bukan helm abal-abal, bukan menggunakan helm tanpa mengikat talinya dan sebagainya. Helm mahal aja bisa seperti itu apalagi helm yang harganya tidak sampai 10% nya???

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s