Dua Sisi Mata Uang Grafik Penjualan Kendaraan Bermotor

Posted on Updated on

sumber: Edo Rusyanto Blog

Mau kritis, yuk kita perhatikan tulisan Eyang Edo, mas Triatmono, TMC dan beberapa blogger lainnya yang mungkin ikut memuatnya.

Grafik perkembangan penjualan kendaraan bermotor di Indonesia bisa menjadi 2 sisi mata uang yang berbeda di mata para pembaca.

Karena judulnya “dua sisi mata uang …” maka ada 2 tipe pembaca yang mempunyai peranan penting disini:

  1. Orang-orang yang jengah dengan semakin membludaknya kendaraan pribadi di jalanan, dan mereka yang tidak sepaham dengan tujuan ATPM
  2. Sales dari pihak ATPM, atau bahkan pihak ATPM itu sendiri

Yuk kita jabarkan persepsi apa yang mereka tangkap terhadap penulisan yang berisi grafik penjualan kendaraan bermotor.

1. Mereka yang jengah dengan semakin membludaknya kendaraan pribadi di jalanan, dan mereka yang tidak sepaham dengan tujuan ATPM

  • Mereka jadikan hal itu bukti akan ketidakberhasilan pemerintah untuk menyediakan transportasi massal yang aman, nyaman dan terjangkau untuk masyarakatnya
  • Mereka jadikan hal itu bukti bahwa masyarakat Indonesia yang konsumtif itu diperbudak dengan produk-produk yang memuaskan nafsu mereka
  • Mereka jadikan hal itu bukti bahwa pihak ATPM sekarang sedang berlomba memperkaya dirinya sendiri, mereka tidak peduli jika jalanan nantinya padat oleh kendaraan, dan akhirnya motor 1000cc sekalipun tidak bisa lari 200kpj karena macet dimana-mana.

2. Sales dari pihak ATPM, atau bahkan pihak ATPM itu sendiri

  • Saat Yamaha Vixion menduduki singgasana motor sport paling laris, terlihat disitu Honda tidak memiliki motor sport yang bisa menandinginya, akhirnya marketing AHM tidak mau diam dan terus “berinovasi” untuk mengeluarkan jurus-jurusnya
  • Suatu saat jika pamor Yamaha Mio J jatuh, pasti YIMM tidak akan diam, langkah apa yang mereka lakukan? Anda pasti tau semua jawabannya yaitu “buat produk baru”
  • Grafik Mio J turun? Mio sporty ga laku? Pamor Scoopy jatuh? Scorpio tergeser dengan si Teralis misalnya, Byson semakin terengah-engah, atau New Mega Pro semakin kurang peminatnya? Kira-kira apa langkah ATPM untuk mempertahankan perekonomian perusahaannya?
  • Di Jawa Suzuki menurun, di Sulawesi Yamaha mengalahkan Honda, di Kalimantan Honda mendominasi, nah ATPM yang kurang beruntung harus bagaimana? Anda pasti tau jawabannya

So…posisiku di antara keduanya, kadang kala aku menyuarakan pembatasan kendaraan bermotor, tapi kadang ingin melihat wajah baru dari sebuah motor yang semakin lama jika dipandang semakin tidak enak, misalnya Vixion, kenapa tidak hadirkan R15 v20?

Begitulah sikapku, sikap pertengahan, sesuatu hal pasti tidak akan bisa aku cegah, namun aku hanya sekedar blogger yang turut serta memberikan rambu-rambu terhadap sesuatu yang berlebihan.

Coba saja Honda, Yamaha, Suzuki, Bajaj, Kawasaki dll bergabung untuk memproduksi bus yang mampu memuat banyak orang, yang irit bahan bakar, misalnya menggunakan BBG, satu sisi mereka untung, pemerintahpun bisa menjalankan program transportasi massal yang aman, nyaman dan terjangkau, masyarakatpun bisa menikmatinya, dan para penghobby motor atau mobil bisa sesekali merasakan nikmatnya jalanan yang lenggang.

Enak toh?!

5 thoughts on “Dua Sisi Mata Uang Grafik Penjualan Kendaraan Bermotor

    #99 bro. said:
    Maret 13, 2012 pukul 11:25 am

    di satu pihak nyari keuntungan di satu pihak nyarikedamaian..

    http://rosso99.wordpress.com/2012/03/13/cara-mudah-membiasakan-anak-memakai-helm/

      Adhitya Ramadian responded:
      Maret 13, 2012 pukul 11:29 am

      oyi!

      bennythegreat said:
      Maret 13, 2012 pukul 1:33 pm

      setuju..
      atpm itu kan mencari keuntungan dari buruknya transportasi kota.

    TDF said:
    Maret 13, 2012 pukul 12:51 pm
    Catalina Island – Hening dan Romantis « RamboeistBlast said:
    April 19, 2012 pukul 10:20 am

    […] lebih lengkapnya mengenai maksud apa yang gw tulis di atas, loe pade baca aja artikel gw tentang Dua Sisi Mata Uang Grafik Penjualan Kendaraan Bermotor. Rate this: Share this:ShareFacebookTwitterEmailLike this:SukaBe the first to like this […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s