Oleh-Oleh dari Bengkulu

Posted on Updated on

Persiapan adik ipar menikah, istri berangkat dulu ke Bengkulu tanggal 30 Maret kemaren, nah giliranku tanggal 13 April kemaren berangkat ke Bengkulu, dan balik lagi ke Jakarta senin siangnya tanggal 16 April, singkat cerita bukan oleh-oleh berupa makanan atau cinderamata yang aku bawa, tapi potret beberapa hari menyusuri kota Bengkulu dengan menggunakan sepeda motor.

Panas menyengat, belum lagi kota bengkulu adalah kota pesisir pantai, bukan hanya hawanya yang panas, udaranyapun panas, namun panas tersebut tidak menjadikan perangai warga Bengkulu menjadi keras, atau menghalalkan segala cara untuk menuju tujuannya.

Lalu lintas yang tidak begitu ramai, bahkan masih tergolong sepi, walau marka jalan berupa cat putih pada jalan untuk menentukan batas tidak jelas, dan banyak yang hilang, tidak menjadikan pengendara kendaraan bermotor baik itu sepeda motor atau mobil untuk melanggar peraturan, yaaa…walau masih ada sih tapi sedikit dan tidak membuat pengendara lain ikutan latah.


berteduh di bawah bayangan papan reklame, xixixi puanas puuooolll!!!

Bonus:

Sasha dan Zahra, ayah kangen, mana mama?
sing nduwe warung, boncenger sandalan ora nggowo sepatu, ora safety blast, ojo digugu lan ditiru

One thought on “Oleh-Oleh dari Bengkulu

    Maskur said:
    April 18, 2012 pukul 8:20 pm

    Lum.pernah ke bengkulu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s