Test Ride Pulsar 180 UG4 (Si Bejo)

Posted on

Alhamdulillah sudah hampir 1 bulan si Bejo (nama motor baruku Pulsar 180 UG4) menemani, ya…dan selama itu cuma dibuat riding santai, lagian jalanan jakarta menjelang hari raya Idul Fitr 1433H masih aja ramai.

si Bejo

Singkat cerita tanggal 1 syawal 1433 H, atau tanggal 19 Agustus 2012 adikku datang ke Jakarta, yang sebelumnya mampir dulu ke Cirebon untuk berhari raya disana, maklum tahun ini aku tidak mudik ke Cirebon tempat tinggal Ibuku namun keluarga yang pada datang ke Jakarta.

Nah disini inti dari tulisan ini, adikku (AMAteuRant) yang sudah cukup lama menggunakan Pulsar ini minta di antarkan ke terminal Rawamangun untuk beli tiket bis Jakarta – Surabaya, yap langsung aja si Bejo yang jadi pilihan untuk mengantar kami ke sana, dan adikku yang pegang kendali. Langsung aja ya…

baguslah!

Yup! dengan total bobot pengendara 160kg (ralat 162kg karena aku berbobot 72kg) si Bejo bisa diajak melaju hingga 106kpj di gigi 5 rpm 8000, gimana ceritanya jika aku saja yang mengendarai? Ya cuma 102kpj di TMII😦 karena terlalu cepat oper gigi dan sempat ngerem di 70kpj karena ada motor bebek pindah jalur dari kanan ke kiri.

Namun benar tarikan bawah UG4 terlalu smooth, pengen power rata atas bawah, solusi adik sih cukup PnP, hmmm boleh juga neh🙂

Nih wajah si Bohay milik adik yang udah ganti camshaft P220 dan boreup jadi 200cc

18 thoughts on “Test Ride Pulsar 180 UG4 (Si Bejo)

    #99 bro. said:
    Agustus 25, 2012 pukul 9:20 pm

    boxnya cakep..

      Adhitya Ramadian responded:
      Agustus 25, 2012 pukul 9:25 pm

      itu belum top box😀

    biruthunder said:
    Agustus 25, 2012 pukul 9:26 pm

    mantaf mas… salam dari ridern pz00

      Adhitya Ramadian responded:
      Agustus 25, 2012 pukul 10:39 pm

      salam juga mas🙂

    ipanase said:
    Agustus 25, 2012 pukul 9:34 pm

    syeremmmmmmmmmmm

    Nofgi said:
    Agustus 25, 2012 pukul 9:50 pm
      Adhitya Ramadian responded:
      Agustus 25, 2012 pukul 10:38 pm

      Bisa aja, tp prioritas porting polish dulu sama bobok knalpot

    Triyanto Banyumasan said:
    Agustus 25, 2012 pukul 10:47 pm

    hmmm… bagaimana kalo sampai 140 kpj …. hihihi dan motor tetep anteng BRO .. tp kakaknya

      Adhitya Ramadian responded:
      Agustus 26, 2012 pukul 7:33 am

      Nah itu dia motornya anteng lah yang naiknya ini yang mungkin mabur hahaha

    touringrider said:
    Agustus 25, 2012 pukul 11:48 pm

    wah, rata-rata Pulsar cocok buat model Touring ya…

    sabdho guparman said:
    Agustus 30, 2012 pukul 10:22 am

    udah 4 tahun ane standaran aje bang. . . .
    maklum skill vs nyali gak imbang . . . .:mrgreen:

    keep brotherhood,

    salam,

      Adhitya Ramadian responded:
      Agustus 30, 2012 pukul 11:04 am

      iya main standar aja, cuma pengen PnP aja, maklum biasa pake jupiter MX dengan berat yang ringan dan cc yang cukup besar, tarikan bawah maknyusss, ya walau atas melempem

    satria155 said:
    September 14, 2012 pukul 3:47 pm
      Adhitya Ramadian responded:
      September 14, 2012 pukul 4:26 pm

      itu alasan saya memilihnya🙂

    ranggantengblast said:
    September 18, 2012 pukul 8:52 pm

    waduh piye om iki. pulsarku UG3 sejak 2007 yo wes tak kasi nama si bejo je om. kok iso podo mikire… nuntut paten iki : mrgreen:

      Adhitya Ramadian responded:
      September 19, 2012 pukul 9:31 am

      hahahaha…

    USTADZ said:
    Juni 13, 2013 pukul 3:02 pm

    HAHAHAHA, KAWASAKI PULSAR 200 NS

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s