Review Menggunakan Balaclava (Masker Helm)

Posted on

balaclava

Menggunakan balaclava atau masker helm, ada juga orang yang menyebut dengan masker kepala sebelum menggunakan helm layaknya kaki memakai kaos kaki sebelum memakai sepatu, agar keringat kaki tidak terserap oleh kain sepatu bagian dalam melainkan terserap oleh kaos kaki, jadi kain dalam sepatu tidak mudah lembab dan berjamur, dan kalo sudah begitu pastinya bau hiiii…

Mungkin bagi sebagian orang penggunaan masker helm atau balaclava ini sudah menjadi hal yang lumrah, sementara bagiku ini kedua kalinya menggunakan balaclava. Awalnya dulu pernah beli yang dipinggir jalan yang harga 15ribuan, namun waktu pake helm fullface malah kepala susah masuk ke helm, sepertinya kain helm dengan kain masker menempel, akhirnya aku potong hingga menyerupai peci, yah cukuplah untuk menutupi rambut agar tidak langsung berhubungan dengan busa bagian dalam helm.

Tapi sudah seminggu ini lihat lapak pernak-pernik otomotif menawarkan balaclava, dimana mereka menyebutkan bahwa kainnya lembut, licin, jadi pengen juga untuk menggunakannya lagi, daripada pake slayer yang hanya menutupi bagian kepada sementara keringat dipipi tetap terserap ke busa pipi helm.

Akhirnya dapat balaclava merk alpinestar, lumayan harganya murah! cuma 35ribu, sementara di internet ada yang menjual jauh lebih mahal.

Waktu dipakai terasa nyaman tidak sesak, nafaspun masih lega, waktu pakai helmpun kepala bisa langsung masuk ke helm. Berkeringat di tengah panasnya pagi hari kota jakarta dengan menggunakan helm fullface itu wajar bagi saya yang mudah berkeringat, biasanya busa pipi sedikit basah dan tiap 2 minggu busa helm selalu dicuci, namun dengan menggunakan balaclava ini, serasa tidak berkeringat, helmpun tidak bau, wangi molto sekali bilas masih saja tercium wangi, hanya saja uap dari nafas hidung malah mengarah ke atas dan menutupi visor bagian dalam NHK Terminator.

nyaman euy!
nyaman euy!

Nilai plus:

  • Busa helm tetap bersih karena kulit pipi, wajah dan rambut kepala tidak bersentuhan langsung dengan busa helm.
  • Yang pasti bisa perlu sering-sering cuci helm, cukuplah disemprot pewangi helm saja.
  • Ada harga ada rupa, tapi ga perlulah beli yang mahal, balaclava alpinestar rekomended kok!

Nilai minusnya:

  • Uap nafas dari hidung mengarah ke atas sehingga membuat visor mengembun saat dalam kemacetan, cukup buka sedikit visor aja

11 thoughts on “Review Menggunakan Balaclava (Masker Helm)

    orong-orong said:
    April 5, 2013 pukul 10:21 am

    apa ga panas tuh?

      Adhitya Ramadian responded:
      April 5, 2013 pukul 10:58 am

      nggak bro…

    macantua said:
    April 5, 2013 pukul 11:14 am

    kaya yang ane pake, merk sama ane cuma beli di angka 19k…. ga panas, klo masalah uap bener bgt, apalagi helm ane helm adventure (cross) jd gogle sering embunan kalo ga pas masang nya hehehehehehe

      Adhitya Ramadian responded:
      April 5, 2013 pukul 1:25 pm

      murah ya…, ini juga 35k termasuk mahal, taunya sekitar 25k, eh di internet malah ada yg jual 50k

        macantua said:
        April 5, 2013 pukul 2:10 pm

        buset 50k mahal bener…..bsa dapet hampir 3 tuh….

    Penguin123 said:
    April 7, 2013 pukul 1:51 am

    Hrganya sktr 30k..
    Pengen beli lagi malah..

    haryudh4 said:
    November 18, 2013 pukul 11:02 am

    Alpinestar KW juga lumayan… Kalo asli gak kuat harganya, mungkin sekitar 300rban kalo gak salah😀

    Btw biasa cuci balaclava tiap berapa hari sekali Mas?

      Adhitya Ramadian responded:
      November 18, 2013 pukul 11:21 am

      seminggu sekali, pake sabun bayi atau sabun yang lembut, trus direndam molto sekali bilas, dan tidak dijemur dibawah terik matahari

    dino said:
    Februari 5, 2014 pukul 8:06 pm

    Kali Ada polisi gimana tuh! Apa gal ditangkep….?

      haryudh4 said:
      Februari 12, 2014 pukul 11:03 pm

      Share Pengalaman: Pernah pas malem2 dibonceng temen ada razia, dianya kagok akhirnya distop. Eh sayanya disuruh buka helm😀

        Adhitya Ramadian responded:
        Februari 13, 2014 pukul 9:41 am

        kok mirip anggota densus 88 gitu yak?! hehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s