Mempersoalkan Seat Height Pulsar 200NS

Posted on

seat height 805 mm
seat height 805 mm

Pulsar 200NS sudah mulai terlihat, bahkan sebagian blogger otomotif sudah pernah mencobanya, namun banyak yang mempersoalkan tinggi jok Pulsar 200NS.

Di rilis dari http://www.2wheelsindia.com/2011/07/best-indian-bikes-for-short-guys.html, tinggi rata-rata jok motor di India adalah 800 mm, hal ini bagi mayoritas orang india tidak jadi soal, karena mayoritas orang india pada tinggi-tinggi badannya, yah walau ada yang tidak (baca pendek).

Bahkan Cak Poer pernah juga menuliskan dalam blognya bagaimana orang yang setinggi pedrosa jika mengendarai Pulsar 200NS

Entah kenapa hal mengenai “mempersoalkan seat height Pulsar 200NS” cukup menjadi sorotan? Apakah orang Indonesia pendek-pendek? Apakah mereka yang mempersoalkan adalah calon pemilik Pulsar 200NS? Atau karena Pulsar 200NS itu sendiri itu adalah motor yang fenomenal? Kenapa tidak mempersoalkan seat height KTM Duke 200?

Bagi saya yang memiliki tinggi 165 cm sebetulnya tidak menjadi soal, Pulsar 135 yang pernah saya miliki seat heightnya 800 mm, si Bejo (Pulsar 180 UG4) tingginya 795, tapi tidak masalah saat saya menggunakannya keduanya, kaki masih bisa menapak walau tanpa menggunakan alas kaki -walaupun jinjit, bahkan dibandingkan dengan Pulsar 200NS bobot si Bejo lebih berat 2kg. Apalagi jika menggunakan safety shoes, pasti terbantukan kan?

Tapi di blog mas Iwan Banaran, ada foto yang menggambarkan orang yang taksir mas Iwan setinggi 170cm dengan menggunakan sepatu boot kok masih jinjit ya? heran gw…. ada yang mau pinjami saya Pulsar 200NS untuk dicoba minimal dinaiki?

9 thoughts on “Mempersoalkan Seat Height Pulsar 200NS

    orong-orong said:
    Juli 19, 2013 pukul 2:35 pm

    banna ganti yang cacing ntar juga pendek
    http://sarikurnia980.wordpress.com/2013/07/19/gimana-gan/

    Bonsai Biker said:
    Juli 19, 2013 pukul 4:02 pm

    dingklik hahaha

    tama024 said:
    Juli 19, 2013 pukul 9:27 pm

    gw anak palembang, pas prj bela2in ke jakarta penasaran dengan pns, secara sejak ngerasain bawa p135 jadi kepengen pake pulsar terus. tinggi ane -+157 saat tes kesehatan mw masuk kerja… pake p135 jinjit tapi karena g “terlalu” berat dibandingin kakaknya jadi enjoy2 aja….

    udah ngerasain nyicip pibo, p200 dan p220, emang serasa lebih jinjit tapi enak muter2…

    back to topic,… sumpah pns sesuai ekspektasi, tinggi banget… g tahu dech gimana cara ngebujuk ortu biar ngizinin ane nyicil nich motor buat ngedampingin p135 di rumah…

    kl di foto sebelah kanan, pantat kanan tuh orang masih nempel, kl ane hampir g nempel lagi pas nyobain di PRJ, sayangnya g ada satupun SPG yang jaga nich motor, SPG/SPB lebih berminat ngejaga stand murni kawasaki dibandingin sang adik tiri.. jadi ane g bisa nanya kapan nich motor di distribusiin ke palembang biar ane bisa nge-dp :v

    orang indonesia kan banyak akalnya, paling2 pake 3 point perubahan nantinya, ganti ban depan, turunin shock depan dan papas sedikit jok depan😀

    Capungs said:
    Juli 20, 2013 pukul 12:41 am

    Ganti ban & pelk Dtracker 150 dpn blkng ori , papas jok, turunin sobreker depan 5cm, Ganti setang jepit ceboker 250 habis perkara..!!!
    Tinggi 155 – 165cm napak dg sukses..!!!!

    poltergeisth13 said:
    Juli 20, 2013 pukul 8:53 pm

    ane naik semua motor kaki jinjit, padahal tinggi 173,hehehe

    jo jo said:
    Juli 21, 2013 pukul 8:02 pm

    Emang jingke •*•Ɓ̲̣̣̣̥R̲̣̣̣̥O̲̣̣̣̥•*•
    Ane tinggi 165an pake sandal gunung tebel 1,5cm test dudukin P200 turunin 1 kaki, 5jari masih bisa napak semua..
    Giliran duduk turunin 2 kaki, 10 jari cm bisa kena ujung jari doang..huEhUe😀

    zeta_jf said:
    Juli 23, 2013 pukul 3:15 pm

    bedanya di lebar tangki
    p200ns lebih lebar daripada p180 ataupul p135ls
    jdnya posisi kaki lebih ngangkang otomatis panjang kaki yg bisa ke tanah berkurang

      Adhitya Ramadian responded:
      Juli 25, 2013 pukul 8:44 am

      sip! thanks ya..

    Aunur Rifki said:
    Desember 23, 2013 pukul 12:49 pm

    kabarnya sih karena body nya dan jok nya jg lebar, makanya makin bikin jinjit…
    bagi yg tinggi 165 cm saja cuma 1 kaki yang nempel tanah, itupun jinjit…

    solusinya pernah baca katanya bawa aja ke tukang jok, dipapras 3 cm sudah cukup, masih empuk, tanpa perlu ganti shock, itupun masih jinjit tapi kaki sudah dua2 nya napak tanah,,,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s