Bajaj

Tip dan Trik Memasang Per Standar Samping Pulsar 180 UG4

Posted on

Standar samping Pulsar 180 UG4, Pulsar 200 dan Pulsar 220F yang mudah sekali terlipat mengakibatkan motor mudah roboh, dan caranya adalah menggeser per ke baut sebelahnya.

Caranya adalah dengan mengganti baut ukuran 8 dengan ukuran yang sama namun lebih panjang, kemudian kaitkan per ke baut tersebut.

sesederhana ini tapi...
sesederhana ini tapi…

 

Yang pasti fungsinya agar standar samping tidak mudah terlipat, mudahkan?? tapi….bagaimana cara menarik pernya agar bisa terkait sempurna? Nah caranya ternyata cukup mudah, hanya bermodal tang untuk melepas per dan mengembalikannya dengan menggunakan obeng besar, begini caranya: Baca entri selengkapnya »

Iklan

Bajaj Banting Harga, Siapa Mau Beli??

Posted on

Ada informasi di Beres Pondok Gede Bekasi, kini bengkel manajemennya sudah diambil alih, biaya servis sebelumnya Rp. 95.000 jadi Rp. 60.000 untuk Pulsar 180 series (entah berlaku juga untuk P200 atau P220 juga tidak).

Kedua, ada beberapa motor rakitan 2011 dan 2012 yang dijual dengan harga murah, katanya sih untuk habisin stok, kedepannya bengkel ini tidak melayani motor Bajaj saja, tapi semua motor bisa, hmm…bagus juga…jadi para pengguna Bajaj jangan khawatir, bengkel tersedia, sparepartpun tersedia.

So siapa yang mau ikut serta habisin produk Bajaj yang tersisa??

IMG11004 Baca entri selengkapnya »

Hadiahnya Motor Bajaj Pulsar!

Posted on

hadiah

Hadiahnya adalah Motor India!!

Kalo begini, jikalau anggota koboys atau orang yang paham motor yang dapat hadiahnya, mau dijual lagi atau dipake?? Ga ada alasan nyesel kan? Toh barang gratis, sparepart sudah mulai banyak, harga tidak mahal, semua bengkelpun masih bisa kok melakukan servis rutin motor ini, toh namanya mesin motor, cara kerjanya ya gitu-gitu aja, piston naik turun, klep kerjanya juga naik turun, buka tutup yang di dorong oleh tonjolan camshaft.

Bajaj Pulsar Itu Sepeda Motor

Posted on

Bajaj-logo-Front-228_l

Gonjang-ganjing isu mengenai kaburnya BAI dari Indonesia sebetulnya sudah terendus dari lama, mulai banyaknya berita mengenai logo Bajaj “hilang” di bengkel Resmi, mergernya Bajaj dengan Kawasaki, sampai terakhir diawali dari blog mas Iwan.¬†Saat kasus pelepasan logo Bajaj di bengkel resmi, sayapun turun langsung untuk tanya ke kepala mekanik BAS Pondok Gede, sekalian servis motor.

Isu tersebut ternyata berpengaruh kepada mereka penyemplak motor Pulsar, banyak mereka yang mempertanyakan mengenai layanan servisnya bagaimana, sparepartnya bagaimana, bahkan tidak sedikit dari mereka mulai memasang iklan untuk menjual motornya.

Jika mengutip kata-kata om Torry Parantoro di group Bursa Pulsar:

di satu sisi, banyaknya komen yg isinya marah2, memaki2 atas tutupnya banyak bengkel/dealer Bajaj Pulsar itu menunjukkan karakter konsumen yg cengeng dan enggak paham fenomena bisnis (mengenai kerjasama Kawasaki-Bajaj dan mengenai bakal munculnya bengkel2 alternatif utk Pulsar dan penyedia spareparts aternatif utk Pulsar)… tapi memang ada hikmahnya, semakin heboh konsumen, artinya adalah semakin besar peluang bagi bengkel alternatif dan penyedia parts alternatif utk menjalankan bisnisnya !!

Baca entri selengkapnya »

Jawaban Atas Gonjang-ganjing Bajaj

Posted on

cek disini

http://economictimes.indiatimes.com/et-now/corporate/bajaj-ties-up-with-kawasaki-for-indonesia-sales/videoshow/16449724.cms

dan info yang di dapat dari bro Torry sebagai berikut:

Sekedar info : pengkletekan logo BAI di JAR adalah dalam rangka mengantisipasi penggantian logo dng yg baru (bener2 logo baru mulai Januari 2013), sedangkan pajak reklame/logo yg sekarang ini habis masa berlakunya bulan ini. Harapan kita semua : dng logo yg baru nantinya membawa peningkatan pelayanan purna jual utk seluruh pelanggan pengguna Pulsar, di semua beres/dealer, enggak cuma di JAR (kalok skarang ini kan standar pelayanan enggak sama di semua dealer/beres, tergantung kreatifitas dan inisiatif masing2 manajer di sebuah dealer). Utk di dealer selain JAR, misalnya BAS, moga aja mulai Januari 2013 akan jelas semuanya, dan konsumen pengguna Pulsar tidak dirugikan